Tarik Emas di Pekarangan, Dukun Palsu Ditangkap

Banyuasin – Tersangka ARN (27) bersama istrinya (DPO), warga Provinsi Jambi diamankan jajaran Polsek Talang Kelapa Banyuasin, lantaran diduga melakukan penipuan. Pelaku mengaku sebagai dukun yang bisa menarik emas dari alam gaib dengan syarat melakukan ritual khusus.

Terungkapnya kasus ini setelah Polsek Talang Kelapa menerima laporan dari korban EG (66) dengan dasar laporan LP/B – 243/ X /2020/sumsel/BA/SEK, tertanggal 29 Oktober 2020. Kejadiannya berlangsung di rumah korban pada Kamis, 10 September 2020 pukul 09.00 WIB, di Jalan Talang ilir RT.03/01 Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Tindak pidana penipuan ini bermula dari Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar, S.IK melalui Kapolsek Talang Kelapa AKP Aris Munandar, tindak pidana penipuan ini bermula ketika pelaku datang ke rumah korban. Lalu mengaku sebagai dukun yang dapat mengobati bersama istrinya (DPO).

Mereka beberapa kali melakukan terapi, pelaku mengatakan bahwa di bawah rumah korban terdapat emas dan bisa ditarik/diambil, asalkan bersedia membayar mahar. Dengan rayuannya, korban pun percaya kepada pelaku.

Kemudian korban menyerahkan beberapa kali uang tunai untuk membeli minyak khusus, dengan alasan untuk mengangkat emas yang ada di bawah rumah korban. Setelah lima kali memberikan uang tunai, kemudian oleh pelaku korban diberi batangan emas, namun korban pun tersadar bahwa emas tersebut merupakan tiruan/palsu.

“Korban merasa telah tertipu oleh pelaku yang meminta uang kepadanya sebanyak Rp146.000.000, 00 (Seratus Empat Puluh Enam Juta Rupiah),” kata Kapolsek Talang Kelapa AKP Aris Munandar kepada wartawan, Minggu (1/11).

Menurut Kapolsek, menindaklanjuti laporan dari korban, anggota Polsek Talang Kelapa melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan, akhirnya pada Kamis (29/10) sekira jam 19.00 WIB, Anggota Polsek Talang Kelapa melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Pelaku ARN ditangkap di Jalan Talang Ilir Kelurahan Sukomoro. Kemudian pelaku dibawa ke Polsek Talang Kelapa berikut barang bukti (BB) berupa 19 tiruan emas batangan (logam mulia palsu) seberat 1 kg, untuk dilakukan Pemeriksaan dan proses Sidik dan Pelaku dikenakan pasal kasus penipuan dan/atau penggelapan. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 dan/atau 372 KUHPidana,” pungkasnya.

Laporan :Subiantara