MY, Sang Petarung Sejati

Saat MY,mm7

Prabumulih, -Bacalon Wagub Sumsel H Mawardi Yahya (MY) saat pertemuan dengan ribuan tim keluarga dari Prabumulih, Pali, Muara Enim Provinsi Sumsel mengatakan rakyat membutuhkan dan menunggu hasil karya nyata yang benar bisa dirasakan manfaatnya.

“Saya mencalonkan diri sebagai wagub Sumsel untuk mengangkat masyarakat dari keterpurukan, Sumsel provinsi yang memberikan pelayanan buruk bisa dicek di Kementerian Dalam Negeri,”katanya.

Memang ada baiknya dilaksanakan Asean Games tapi apakah fasilitasnya dinikmati masyarakat?kan tidak. Tugas gubernur itu mensejahterakan masyarakat Sumsel. Niat kami baik dan iklhas merubah Sumsel lebih baik. Saya sudah keliling seluruh jalan provinsi ternyata banyak yang rusak, itu harus diperhatikan.

“Karena itu saya mengajak masyarakat bersama untuk berjuang memenangkan pasangan HDMY, “ujarnya.

Disebutkannya dirinya diberhentikan dari Golkar tidak masalah, namun tetap loyal untuk kepentingan masyarakat. “Saya memimpin hampir 20 tahun, alhamdulillah tidak ada masalah. Banyak bupati, gubernur yang bermasalah, alhamdulillah saya tidak. Bahkan saya sedih dengan Golkar Sumsel, waktu dipimpin Zamzami Ahmad bisa dapat 20 kursi, sekarang begitu dipimpin Alex Noerdin turun dapat 16 kursi dan 10 kursi, hal ini jangan dibiarkan, karena kalau dibiarkan Golkar Sumsel tinggal kenangan,”ungkapnya.

Jadi saya siap dikeluarkan karena tidak sesuai hati nurani. Inilah Mawardi Yahya yang sesungguhnya kalau sudah maju tidak mundur lagi. Insya Allah kita tetap disyahkan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur oleh KPU Sumsel.

“Bagaimana pemimpin yang peka itu adalah pemimpin yang peka terhadap kebutuhan masyarakat. Jadi rakyat itu membutuhkan dan menunggu hasil karya nyata yang benar bisa dirasakan manfaatnya, bukan sekedar piagam penghargaan,”tandas Mawardi Yahya yang terkenal dengan julukan Sang Fighter Sejati.

Laporan : evi farlina