Keluarga Korban Pembunuhan Doni Martin Teriak Histeris di Luar Ruang Sidang

Banyuasin – Sidang kasus pembunuhan Doni Martin warga Perum BTN Kelurahan Sukajadi Talang Kelapa yang mayatnya ditemukan dalam bakasi mobil sedan warna putih simpang Biuku, Kecamatan Suak Tapeh Banyuasin pada tahun 2009 silam, kembali bergulir di Pengadilan Negeri Pangkalan Balai Kelas II Jalan Asik Akil Sukajadi, Selasa (3/9/2019)

Sidang yang berlangsung, itu diwarnai oleh memuncaknya emosi keluarga korban. Hal itu dipicu usai hakim ketua Silvi Ariani SH memutuskan n kepada terdakwa Agus Pitriadi alias Nanang, hukuman 10 tahun penjara.

Keluarga korban yang kecewa berteriak dengan keras diluar ruangan sidang. Mereka berdalih, harusnya, terdakwa Agus dihukum lebih berat lagi karena membunuh dengan kejam, bukan hanya itu t sebelum tertangkap terdakwa melarikan diri alias buronan polisi hingga 9 tahunan.

“Kami sanggat keberatan dengan hasil putusan hakim atas kasus pembunuan Doni Martin yang seharusnya dituntut dengan pasal 340 berubah menjadi pasal 338 denggan vonis hukuman 10 tahun penjara,” ungkap Yuti Zuita istri korban.

Tak berhenti sampai di situ, keluarga korban juga sempat menenteng foto kondisi wajah almarhum ketika dibunuh, para keluarga korban terus melakukan protes.

“Ini gambaran kejamnya terdakwa membunuh Doni,” kata Yuti.

Laporan : Subiantara