Bupati Banyuasin Tutup Pelatihan Berbasis Kompetensi BLK

Banyuasin, clicksumsel.com – Bupati Banyuasin, Aakolani, SH., M.H, menutup Pelatihan Berbasis Kompetensi yang digelar UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banyuasin, Jumat (06/04/2021) di Halaman UPTD Balai Latihan Kerja Banyuasin

Acara penutupan tersebut, turut dihadiri, Kepala Disnakertrans Kab. Banyuasin, noor Yosept Zath, ST, MT, Camat banyuasin III, kalapas Banyuaain, Kepala UPTD BLK, Direktur Polsri, Lurah di Kecamatan Banyuasin III, Instruktur dan para peserta pelatihan, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam laporannya, Kepala Disnakertrans, Noor Yosept zath, ST, MT menyampaikan, bahwa pelatihan telah dilaksanakan selama 30 hari dan diikuti sebanyak 208 orang yang merupakan warga Banyuasin dari berbagai kecamatan di Banyuasin seperti : Kecamatan Banyuasin III, Suak Tapeh, Sembawa, Rantau Bayur, Betung, Pulau Rimau, Talang Kelapa, Banyuasin I, Air Kumbang, Karang Agung Ilir, dan Tungkal Ilir dengan bidang pelatihan Menjahit, Las Listrik, Otomotip Sepeda Motor, Tata Kecantikan Kulit, Tata Kecantikan Rambut, Komputer Operator Asisten dan Desain Grafis

“Adapun tujuan dari pelatihan yang dilaksanakan adalah agar meningkatnya kompetensi peserta pelatihan sesuai dengan bidang kejuruannya, dengan sasaran terciptanya lapangan kerja baru yang mandiri, profesional, dan kompeten dibidangnya,” tutur Yosept sapan Akrab Kadisnaker.

Sementara, Bupati Banyuasin dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada Disnakertrans Kabupaten Banyuasin yang terus berupaya untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Banyuasin melalui berbagai kegiatan terobosan percepatan pengurangan pengangguran, yang salah satunya dengan kegiatan pelatihan kerja.

“Saya berharap dengan dilaksanakannya kegitan pelatihan ini akan tercipta kesempatan kerja dan lapangan kerja baru bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Banyuasin ,” ucapnya.

Selanjutnya Bupati mengemukakan, dalam rangka mencapai tujuan pembangunan Nasional, khususnya sektor ketenagakerjaan, dibutuhkan tersedianya tenaga terampil dengan mutu profesionalisme yang memadai, derdaya guna dan berhasil guna.

Sejalan dengan hal tersebut, sambungnya, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam peningkatan mutu profesionalisme adalah dengan mendorong peningkatan sumber daya manusia melalui kegiatan pelatihan kerja.

“Kepada para peserta pelatihan yang telah dinyatakan lulus, saya berharap dapat mengembangkan dan mengaplikasikan hasil pelatihan ini secara baik dan optimal. Dengan demikian, akan menambah rasa percaya diri dalam bersaing memperoleh kesempatan kerja ataupun berwira usaha,” pungkasnya.

Laporan : evi farlina