Bupati Banyuasin Paparkan Prestasi pembangunan dalam Paripurna LKPJ

Banyuasin, clicksumsel.com -Bupati Banyuasin Ir SA Supriono MM menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Masa Jabatan Bupati Banyuasin Tahun 2014-2018 dalam rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuasin, Senin (9/4) Pukul 13.00 Wib.

Rapat paripurna LKPJ di pimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Heryadi dihadiri Wakil Ketua III DPRD M Sholih, anggota dewan dan seluruh Pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Banyuasin.

Bupati Supariono menyampaikan Perda Kabupaten Banyuasin Nomor 7 Tahun 2014 tentang RPJMD Kabupaten Banyuasin 2014-2018 telah memasuki tahun terakhir. Sesuai Pasal 24 PP Nomor 3 Tahun 2007. LKPJ ini disusun berdasarkan RKPD Banyuasin setiap tahun dan berpedoman pada RPJP.

“RPJMD 2014-2018 meliputi arah kebijakan umum Pemda, pengelola keuangan secara makro termasuk Pendapatan Belanja Daerah, penyelengara Desentralisasi, Pembantuan Tugas Umum Pemda di Banyuasin,” katanya.

Menurut dia, penyampaian LKPJ akhir masa jabatan ini merupakan komitmen bersama dalam melaksanakan Visi dan Misi daerah guna mewujudkan”Banyuasin Terdepan, Berdaya Saing dan Mandiri”.

Dirinya menyadari bahwa belum semua harapan dan kebutuhan masyarakat Banyuasin dapat terpenuhi. Apalagi dalam kurun waktu awal kepemimpinan masih berada dalam pemulihan ekonomi dampak krisis multidimensi dan fluktuasi makro ekonomi yang belum stabil.

Kemudian, pecapaian 4 tahun terakhir merupakan hasil kerjasama kita semua seperti peningkatan pelayanan masyarakat dan jumlah ASN pada tahun 2013 berjumlah 8444 orang. Laju pertumbuhan penduduk tahun 2013 sebanyak 782.669 jiwa bertambah menjadi 871.076 jiwa.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mengalami peningkatan Rp 8,256 triliun. Komoditi Pertanian menonjol yaitu Padi meningkat dari 795.550 dengan luas lahan 187.225 tahun 2013 menjadi 1.455.995 ton dengan luas lahan 214.875 ha tahun 2016 komoditas palawija mengalami kenaikan menjadi 165.110 dari 64.910.

Dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah juga cukup besar kurun waktu 2013-2017 dari target Rp 9,549 trilyun. Selama itu juga peningkatan infrastruktur daerah terus menerus dilakukan guna mengimbangi dinamika perkembangan sosial ekonomi masyarakat daerah.

“Sebagai pihak yang mendapat tugas dan kepercayaan untuk mengemban amanah kepemimpinan pemerintah di Banyuasin, saya menyerahkan semua penilaian atas keberhasilan dan kekurangan dalam pelaksanaan tugas ini kepada masyarakat Banyuasin yang dalam hal ini dipresentasikan oleh anggota dewan terhormat,” pungkasnya.(Adv/evi).