Azis Syamsuddin : Perusahaan Tergambung Di SMSI Jangan Terjerat UU ITE

Tangerang, clicksumsel.com – Bimbingan tehnis untuk penguatan news room SMSI yang dilaksanakan di Kota Tangerang, (05-06/08/2020) telah di tutup secara resmi oleh Firdaus ketua Umum SMSI Pusat (06/08/2020).

Sebelumnya, acara bintek dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (05/08/2020).

Tantangan Berat bakal dihadapi manajemen siberindo.co untuk review mengembang peran penting mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ketua Dewan Pembina Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Dr.H. Aziz Syamsuddin menyampaikan dalam pidato pembukaan Bimbingan teknis (Bimtek) siberindo.co diikuti dari bimbingan pengurus 13 provinsi SMSI di Pakons Prime Hotel, Tanggerang, Rabu (05/08/2020), petang.

Untuk itu, Aziz Syamsuddin, juga Wakil Ketua DPR, mengingatkan agar jangan sampai perusahaan siber yang tergabung SMSI terjerat pasal 28 UU ITE yaitu memuat berita yang mengatur kebencian, mendiskreditkan pihak tertentu, fitnah dan sejenisnya. Khususnya, menjelang Pilkada atau ada momen tertentu.

“Saya berharap, semua yang terlibat dalam produk pers (Siber) mempertanyakan Undang-Undang tentang Pers, peraturan media dan ITE. Jika tidak didalami, maka Manfaat bagi masyarakat tidak dapat diperoleh. Melalui SMSI, mari kita dalami UU ini agar menjadi bermanfaat dan menjadi ibadah bagi kita, ”kata Aziz.

Dia mengingatkan, bila sebuah media menyiarkan berita bohong, kebencian, atau fitnah dan semacamnya, bila nanti harus memanggil dengan hukum bukan hanya wartawannya, tetapi juga perusahaannya.

“Semua harus berjuangan, seperti saya sekarang di DPR, bukan serta merta. Ada proses panjang. Sebelumnya, sebagai advokat juga berpikir bagaimana memberikan yang terbaik. Inna akmalu binniat, ”ulas Aziz sambil menyitir motto: Fiat justitia ruat caelum (keinginanlah keadilan ditegakkan, walaupun langit runtuh), istilah di dunia peradilan yang diucapkan Lucius Calpurnius Piso Caesoninus pada 43 SM.

Sebelumnya, Ketua Umum SMSI, Firdaus pemberitahuan, siberindo.co merupakan salah program prioritas SMSI, setelah pendataan dan pengungkit anggota. “Saat ini sudah ada 1.147 perusahaan di 34 provinsi yang bergabung dengan SMSI.

Selanjutnya di kota dan kabupaten juga akan dibentuk. Diharapkan ke depan, SMSI bisa menjadi alternatif penyampaian informasi yang memberikan manfaat, ”katanya.

Terkait dengan Siberindo.Co yang dibangun oleh SMSI, sebenarnya adalah UMKM, yang di dalamnya perusahaan-perusahaan media kecil. “Tetapi yakinlah, lima tahun mendatang siberindo.co bisa mengalahkan Detik,” katanya optimitis.

Bintek selama dua hari ini dihadiri wakil dari 13 provinsi, dan diisi dengan materi berupa penjelasan teknik pengelolaan ruang berita oleh Zakmi, Direktur Pemberitaan, bersama Tatang dan Ito dari DKI, kemudian membangun Jaring Laba-laba dalam Mendulang Informasi untuk Mengejar Dominasi oleh Ketua Bidang Pengembangan Usaha Ilona Juwita, lalu Membagun Laba-laba Nusantara oleh Hendy Ch Bangun, serta dialog bisnis digital.
Rata-rata peserta menyambut baik, dan ditindaklanjuti di daerah. “InsyaAllah, SMSI Sumsel akan menyampaikan hasil Bimtek di perusahaan pers daerah,” kata Jhon Heri, Ketua SMSI Sumsel. (rilis)